Rabu, 23 Februari 2011

Bunglon Jahanam


Airku kian keruh
Batuku kian rapuh
Darah berdesir kencang tubuhpun mulai kejang
Gugur bunga enggan berhenti
Ketika pitih itu enggan berdiri
Ayo lah…      
Daku lelah menantimu wahai awan putihku…
Jangan biarkan rumah ini berantakan
ah…
Hanya karena satu, tapi beribu
Badak itu kini jadi bunglon
Bunglon bangsat, kini  jadi konglomerat
Hei…
Bangkitlah wahai awan putihku…
Hentikan si bunglon bangsat itu
Jangan biarkan rumah kita berantakan
Diobog-obog oleh bunglon jahanam
Ia bisa jadi siapa saja
Termasuk penguasa jiwa

Senin, 31 Mei 2010

Agenda


Oleh: Siska Agustin Kusumastuti
2010
Tiap nalarku berputar....
Aku langsung membuka agenda
Coret-coret tinta lalu membentuk kata
Kata sederhana dari diri yang sederhana
Aku baru belajar dan ingin terus belajar
Belajar dari kesederhanaan agar mendekati kesempurnaan
Aku tak ingin tertinggal kereta zaman
Mereka pandai menulis
Minimal aku harus bisa menulis
Berawal dari kesederhanaan
Kutulis apapun yang ada dalam pikiran

RAKYAT


Oleh: Siska Agustin Kusumastuti
2010

Kata orang ini masa demokrasi
Demo sana demo sini kesejahteraan rakyat
Susah dicari
Kata oranng negeri ini gemah ripah lohjinawe
Dalam jawa ‘akeh gelandangan ra duwe omah
tur angel golek gawe’
kata orang kesejahteraan ini
dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat
tapi yang tampak kesejahteraan ini
dari rakyat yang melarat, untuk pejabat yang berpangkat

Senin, 17 Mei 2010

PENERANG


Oleh: Siska Agustin Kusumastuti
2010

Aku tak ingin seperti lilin
Dia terang, dia terlalu sabar
Dia mengalah untuk orang lain
Dia mengorbankan diri untuk orang lain
Sampai terbakar habis lalu padam
Padam dari diri dan bagi orang lain
Aku ingin seperti lampu
Dia terang dari dekat dan jauh
Dia menerangi diri dan orang lain
Dia tegar sepanjang hayat sebagai penerang
Bintang juga memancarkan cahaya yang terang
Sinarnya menerangi kegelapan malam
Kerlap-kerlip cahaya bintang
Mewarnai hati yang bimbang
Begitu juga bulan
Pantulkan sinar-sinar dalam dirinya
Untuk membuat hati riang dalam gelapnya

Rabu, 12 Mei 2010

HARAPAN


Oleh: Siska Agustin Kusumastuti
2010

Aku susah
Aku sedih
Aku menanngis
Aku merenung
Aku kesal
Aku benci
Apakah penyesalan???
Tidak!!!
Aku mmenanti harapan

TAHUN BARU



Oleh: Siska Agustin Kusumastuti
2010

Waktu itu malam jumat
Aku dia dan teman-taman berpesta bersama
Kota Jogja jadi saksinya
Preeet... preeet...preeet...
Suara terompet menggema
Mejikuhibiniu, bukan pelangi
Tapi nyala kembang api
Malam itu ramai sekali
semua orang menikmati
ramai itu mengalahkan hari kemenangan
saat umat muslim akan kembali fitri
mengapa begitu???
Entahlah...
Padahal termasuk aku.

Yang Ku Minta Dari-Nya


Oleh: Siska Agustin Kusumastuti
2010

Tuhan, malam ini aku sedang sedih
Turunkanlah sesuatu yang menghilangkan sedih
Dalam sedih kupanjatkan doa pada-Mu
Tuhan, jika Engkau nanti mendatangkan jodoh untukku,
datangkanlah dia untukku.....
Tuhan, malam ini aku sedang senang
maka buatlah dia juga senang
dalam kesenanganku
aku minta kepadamu
Tuhan,,, jika engkau nanti mendatangkan jodoh untuknya
Maka hadirkanlah aku untuknya...
Trimakasih Tuhan.....